Assalamualaikum warohmatulahi wabarokatuh Alhamdulillah pada hari Sabtu, 15 Februari 2020 telah diselenggarakan kajian bedah buku y...
Assalamualaikum warohmatulahi wabarokatuh
Alhamdulillah pada hari Sabtu, 15 Februari 2020 telah diselenggarakan kajian bedah buku yang merupakan salah satu program kerja tahunan Rohis SMAN Karangpandan khususnya Bidang Perpustakaan. Pada kajian bedah buku kali ini bertemakan "Pemuda Produktif dalam Karya" dan membahas sebuah buku yang berjudul "Muslim Produktif di Zaman Digital" karya Ust Zein Mukhlis.
Seperti biasanya, dalam kajian ini juga punya jargon loh. Tentunya dengan jargon dapat menambah semangat jamaah. Bagaimana jargonnya? Jargonnya adalah "Berani beda dalam berkarya".
Langsung saja pada acara yang pertama adalah pembukaan, yaitu pembacaan basmalah yang dipimpin oleh Akhi Aldhi dan Akhi Bayu selaku MC. Selanjutnya pembacaan ayat suci Al-Quran yang dibacakan oleh Akhi Khoiril.
![]() |
| Pembukaan oleh MC |
Dilanjutkan sambutan dari Pembina Osis SMA N Karangpandan Bidang Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yaitu Ust Jupri. Dalam hal ini beliau menyampaikan bekal untuk menuju ke akhirat, salah satunya yaitu dengan aktif didalam majelis agama. Karena sekarang sering kita jumpai berbagai fitnah terhadap majelis ilmu. Oleh sebab itu, kita harus peka terhadap situasi yang terjadi agar terlindungi dari fitnah yang merajalela.
Kemudian, sambutan dari ketua panitia yaitu Akhi Adnan. Ketua panitia berharap dengan adanya kajian bedah buku ini dapat memberikan wawasan tentang penggunaan media digital untuk penyaluran ide-ide kreatif.
Menginjak pada acara inti yaitu penyampaian materi yang disampaikan oleh Ust Zein Mukhlis. Pada acara ini dimoderatori oleh Akhi Lukman.
![]() |
| Penyampaian materi |
Ust Zein Mukhlis merupakan Lulusan S1 Agroteknologi Universitas Sebelas Maret tahun 2016. Beliau memiliki banyak sekali pengalaman termasuk dalam bidang menulis. Jadi tidak heran lagi beliau mampu menulis buku yang menarik ini.
Pada mukadimah buku "Muslim Produktif Zaman Digital" beliau menjelaskan tentang pondasi yang menguatkan di era saat ini, yaitu:
1. Kekuatan agama
2. Meneladani sifat dan sikap rasul
3. Penerapan Al Quran dalam kehidupan sehari hari
4. Orientasi hidup adalah akhirat
Kemudian, beliau juga menjelaskan macam-macam generasi. Apa saja sih macam-macam generasi itu sendiri?
1. Baby Boomer. Merupakan generasi yang lahir rentang tahun 1945-1964.
2. Generasi X. Merupakan generasi yang mengikuti baby boomer dan sebelum milenial.
3. Generasi Y. Dapat disebut juga generasi milenial, generasi ini umumnya lahir pada tahun 1980-1995.
4. Generasi Z. Generasi yang lahir pada tahun 1995-sekarang
Selanjutnya pada isi buku. Beliau menjelaskan kita sebagai generasi islam masa sekarang sangat akrab dengan teknologi. Dengan adanya teknologi tersebut kita cenderung malas, instan, dan kurang menghargai proses. Lalu, bagaimana kita tetap produktif dengan adanya teknologi tersebut?
1. Mampu berkarya dengan smartphone sesui dengan kemampuan kita
2. Jangan puas dengan apa yang kita tonton, namun kita juga harus bisa mengambil manfaatnya
3. Mengoptimalkan dakwah menggunakan sosial media dan situs website
Bagaimana sih caranya dakwah produktif kekinian?
1. Passion (potensi diri, peetanda syukur pada Allah)
2. Perilaku (efektif, sedikit bicara banyak meneladankan)
3. Dinamis (fleksibel, sesuai zaman namun tudak mengurangi esensi atau nilai dakwah)
Beliau juga berpesan kepada jamaah yang hadir yaitu dengan tetap menjadi manusia digital yang beradab yang berjiwa sosial, sederhana, dan mengabdi pada hal kebaikan.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa kita seorang pelajar jangan pernah puas dengan hal yang sudah kita dapatkan, namun kita harus membuka wawasan selebar-lebarnya. Jangan sampai tertinggal dengan perkembangan yang akan datang.
Dilanjutkan sesi tanya jawab dan penyerahan doorprize.
Acara selanjutnya yaitu penyerahan kenang kenangan kepada Ust Zein Mukhlis oleh Ust Yatno selaku pembina Rohis SMAN Karangpandan.
![]() |
| Penyerahan kenang-kenangan |
Kemudian, dilanjutkan doa bersama agar jamaah mendapatkan ilmu dan dapat menambah karya. Doa ini dipimpin oleh Ust Yatno.
![]() |
| Doa yang dipimpin Ust Yatno |
Acara yang terakhir adalah penutup dengan membaca hamdalah bersama.
Bagaimana, menarik bukan? Semoga Allah SWT dapat mempertemukan kita pada kajian bedah buku tahun selanjutnya. Aamiin
Wasalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh






COMMENTS